Terlelaplah Kawan, Di Buaian Shalawat

August 11, 2008
Kusenandungkan shalawat, dan engkau tampaknya merasakan tenang teramat sangat. Ah, kau tentu ingat kawan, di masa engkau berada di pangkuan. Shalawat yang kukirim beserta goyangan-goyangan itu, membuatmu mengatupkan mata; mengirimkan angin sorga yang mengajakmu bermain-main dalam alam kantuk.
Kawan, kemarin. Dan kemarinnya lagi. Aku pulang. Dan tak sempat. Sungguh tak sempat, aku senandungkan shalawat. Tak seperti tadi. Pagi tadi, sebelum kita berpisah, kawan, aku teringat kakakmu dulu, pernah tertidur di himpitan dua tanganku, dengan shalawat…


Allahulkafi rabbunalkafi qasadnalkafi wajadnal kafi
Likulli kafi kafaanalkafi wani’mal kafi alhamdulillah…
Mugi-mugio den sembadani panyuwun kulo dateng ilahi
Kawulo nyuwun husnul khotimah saged ngibadah kang istiqomah..

Dan tiba-tiba, engkau sudah tertidur..

1 comment:

ibnukus said...

assalamu'alaikum .. minta tolong artinya ... kirim ke ibnukus71@gmail.com